Konsil Kesehatan Indonesia Dan Kementerian Kesehatan Perkuat Sinergi Strategis: 6 Pilar Terpadu Untuk Jaminan Mutu Dan Perlindungan Kesehatan Masyarakat

Konsil Kesehatan Indonesia Dan Kementerian Kesehatan Perkuat Sinergi Strategis: 6 Pilar Terpadu Untuk Jaminan Mutu Dan Perlindungan Kesehatan Masyarakat

  • 20 Oktober 2025
  • Berita
  • 718

Jakarta, 20 Oktober 2025 – Konsil Kesehatan Indonesia bersama Kementerian Kesehatan terus memperkuat sinergitas peran dalam Upaya menjamin mutu pelayanan kesehatan dan perlindungan terhadap Masyarakat. Dalam agenda resmi yang berlangsung hari ini, Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR turut hadir mewakili Kemenkes sebagai bentuk komitmen nyata terhadap kolaborasi lintas institusi dalam sektor kesehatan nasional.

Kegiatan ini dihadiri oleh Konsil Kesehatan Indonesia, Kolegium Kesehatan Indonesia, Majelis Disiplin Profesi, Kolegium Disiplin Ilmu, Pimpinan setingkat Eselon II di lingkungan Direktorat Jenderal SDM Kesehatan, Ketua Ikatan Dokter Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua Konsil Kesehatan Indonesia menegaskan pentingnya penguatan sistem kesehatan melalui pendekatan enam pilar terpadu yang menjadi pondasi kerja KKI dalam mendukung kebijakan Kemenkes.

Enam Pilar Terpadu KKI untuk Transformasi Kesehatan Nasional:

  1. Penjaminan Mutu dan Kompetensi Tenaga Kesehatan
  2. Registrasi, Sertifikasi, dan Lisensi yang Terintegrasi dan Transparan
  3. Peningkatan Profesionalisme Tenaga Kesehatan
  4. Peningkatan Kompetensi Berbasis Kebutuhan Layanan
  5. Pemberian Kepastian Hukum dalam Praktik Keprofesian

Seluruh pilar ini didukung dengan policy improvement dan integrasi sistem digital, yang menjadi landasan transformasi menuju ekosistem kesehatan modern, akuntabel, dan adaptif terhadap dinamika global.

Arianti Anaya juga mengatakan “Melalui forum ini, saya menegaskan bahwa KKI, Kolegium, dan MDP merupakan mitra strategis Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan mutu tenaga kesehatan. Kami siap bersinergi, menjaga independensi, dan bekerja untuk memastikan kualitas tenaga medis dan tenaga kesehatan Indonesia yang kompeten, berintegritas, dan diakui secara nasional maupun internasional.”

Benjamin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajarn KKI, Kolegium dan MDP selama satu tahun terkahir. Ketiga lembaga ini telah menjalankan peran penting dalam memperkuat tata Kelola profesi tenaga medis dan tenaga kesehatan.

“Kementerian Kesehatan berkomitmen penuh untuk menjadi mitra kolaboratif, jadi saya ingin bermitra mewakili Kementerian Kesehatan dalam mengatur SDM Kesehatan. Sekali lagi Mitra Kolaboratif bukan pengendali” ucap Benyamin dalam sambutannya.

Pertemuan ini menegaskan komitmen bersama antara Kementerian Kesehatan dan Konsil Kesehatan Indonesia dalam memperkuat peran kelembagaan, meningkatkan mutu Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan, serta mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermutu dan berintegritas bagi masyarakat Indonesia

facebook twitter email whatapps